Please,
you must move on
Maaf, Aku batasi komunikasi kita. Dan mungkin kamu juga
menginginkannya.
Aku ingin kau cepat2 melupakan perasaan itu.
Aku sebelll sama kamu, itu adalah alasannya kenapa aku
melakukan hal itu.
Kau tidak seperti yang aku
harapkan selama ini.
Terkadang aku butuh kamu, tapi
kamu tidak segera menyambutku, membantuku, dan mengerti keadaanku.
Apakah aku harus bilang secara
jelas jika aku membutuhkanmu? Tidak
akan!
Dan kamu pernah bilang masih
punya banyak hutang, dan aku sempat ingin menagih janji itu! Namun, sekarang
aku tak menginginkannya.
Aku ikhlaskan semuanya, walau
itu cukup sulit.
Please, Hilangkanlah perasaan
itu, aku hanya ingin kamu menjadi sahabatku, benar2 seorang sahabat. Karena
sahabat itu lebih indah dari segalanya.
Namun, aku tak memaksanya, jika
memang kau tak bisa melakukan hal itu.
Jauhilah aku, jika bisa
menghilangkan perasaan itu.
Lupakan aku, jika memang cara
ini yang lebih manjur.
Aku memang egois dan manja.
Aku sadari itu.
Inilah aku apa adanya.
*cukup menyakitkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar