Blubug-blubug.
Aku tak tahu
kenapa nama itu bisa muncul dibenakku, secara tiba2 saja ada. Mungkin karena
asal katanya adalah bubub, terus kena I’lal deh, jadinya blubug-blubug.
Yang pasti nama itu adalah panggilan sayang untukmu.
Sayang? Yap.
Sekarang aku mulai menyadari kalau rasa itu sudah ku miliki. Dulu, aku memang
menyayangimu, tetapi rasa sayang itu belum sebesar saat ini. Dan aku pun tak
tahu sejak kapan aku mulai menyayangimu (lebih dalam), namun (sepertinya) pertama
kali aku merasa jealous itu ketika kamu sedang menjemput rekan wanitamu.
Saat itu hatiku terasa sakit. Nyeri. Makanya aku sempat malas ngapa-ngapain,
gak ngrespon smsmu juga. Karena ketika hati ini tersakiti, aku hanya ingin
menyendiri. Butuh waktu untuk mengembalikan hati ini seperti sedia kala.
Waktu itu kamu
juga pernah ngerjain aku, mau pergi dari kehidupanku. Rasanya sakit banget lhoo
dikayak gituin. Jangan kayak gitu lagi ya blub. :D Tapi kalo aku yang ngerjain
kmu gak papa. Itung-itung buat hiburan + ngetes seberapa khawatirnya kamu kepadaku.
Hehehe :D
Terkadang, aku
ingin seperti teman-temanku. Mereka sering bertemu kekasih hatinya hanya
sekedar untuk melepas rindu walau hanya dengan bercakap-cakap saja. Tetapi hal
itu membuat efek bahagia di dalam hati. Bahagia yang kadang tidak bisa
digambarkan dengan kata-kata. Dan jujur, akhir-akhir ini aku pengeeenn banget
bisa bertemu denganmu lagi setelah kejadian kamis malam itu. Mungkin karena itu
pula perasaan ini semakin dalam. Aku
akan menunggu ajakanmu. Selama 2 tahun bersahabat, kita belum pernah main
bareng lhoo. Gak pengen po blub? :D Tapi terserah kamu aja, gak maen juga gak
apa2
Saat ini, aku
yakin kamu sudah mengetahui perasaanku, yaa walaupun aku belum pernah
mengungkapkannya. Tapi kamu bisa merasakannya kan? Hayoo ngaku! Hahahaha
Oya, aku seneng
banget ketika kamu mulai merajuk. Rasa sayangmu keliatan bingiitt. Pertahanin
ya sayang hahaha
Rasanya bahagia
sekali ya, ketika rasa sayang yang kita miliki ini terbalaskan. Makasih
blubug-blubug :*
#Bask :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar