Setiap
manusia mendambakan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah, namun menciptakan
keluarga seperti ini tidak semudah membalikkan tangan. Sangat sulit dan berat.
Untuk menciptakan keluarga sakina, mawaddah wa rahmah harus mengikutsertakan
peran orang tua, walaupun yang paling inti adalah peran dua pasangan yang
sedang menjalaninya.
Dua
sejoli yang sedang mengarungi bahtera rumah tangga harus mempunyai komitmen
untuk mengukuhkan ikatan tersebut, serta menghindari hal-hal yang dapat
meretakkannya. Ada beberapa langkah yang harus selalu mereka pegang, di
antaranya yaitu :
1. Saling
mengerti dan memahami
2. Saling
percaya
3. Saling
setia
4. Saling
menghormati
5. Saling
mengingatkan, jika terjadi hal-hal yang kurang baik
6. Menjaga
ketaatan kepada Allah SWT.
7. Memberikan
kebutuhan biologis sewajarnya
8. Menerima
apa adanya
9. Selaras
dalam pemikiran, tujuan dan keinginan
10. Jika
terjadi masalah, maka dimusyawarahkan bersama secara dewasa
11. Meminta
izin jika hendak melakukan sesuatu
12. Tidak
terlalu mempermasalahkan hal-hal yang kurang prinsip
13. Seorang
istri harus berbahasa halus kepada suami, dan sebaliknya.
Dan
yang terakhir (hal ini sering tidak diperhatikan) adalah : “Jangan menceritakan
aib atau hal-hal yang kurang baik”. Misalnya seorang suami bernama Roni pernah
pacaran dengan Yanti. Jangan sampai diceritakan kepada pasangannya. Wallahu
a’lam.
(Sumber
: Ada Apa dengan Cinta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar