Welcome to My Blogger

Welcome to My Blogger. Enjot it!

Selasa, 19 November 2013

Ketika Seseorang Mengatakan “Aku Mencintaimu”


Ketika seseorang menyatakan “Aku Mencintaimu”,
Ia tidak menuntut tetapi memberi.
Mencintai adalah suatu keputusan yang berat
Bukan berat bila ia harus berkorban seluruh hidupnya.

Ketika seseorang mengatakan “Aku Mencintaimu”,
Itu sama saja dengan mengatakan bahwa :
Aku akan melindungimu..
Aku akan menjagamu..
Aku akan memperhatikanmu..
Aku akan merawatmu..
Aku akan bekerja sekuat tenaga agar engkau dapat hidup layak..
Aku akan membahagiakanmu seumur hidupmu..

Mencintai bukan hanya perasaan suka,
bukan hanya ketertarikan simpati, apalagi emosi sesaat.
Karena mencintai adalah memberi sepanjang waktu
yang hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang berkepribadian tangguh.
Maka dari itu berhati-hatilah ketika mengucapkan “Aku Mencintaimu”,
Karena ada tanggung jawab dan kepercayaan yang harus dibuktikan.
Dan pembuktian itu adalah proses tumbuhnya kepercayaan itu sendiri.
Pembuktian bahwa engkau siap untuk  memberi, berkorban,
merawat dan melidungi orang yang engkau cintai.
Dan ketika semua tidak terbukti,
Maka lenyaplah sudah kepercayaan orang yang engkau cintai kepadamu.

Tidak ada cinta tanpa kepercayaan.
Suami atau istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya,
Seseorang kehilangan kepercayaan kepada sahabatnya,
Rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya,
Dan seorang anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya.
Semua karena pernyataan “Aku Mencintaimu” tidak terbukti.

“Aku Mencintaimu” bukan sekedar kata atau ucapan,
Tetapi lebih lagi tentang pernyataan jiwamu..
Jalan hidup tak selalu lurus, kadang berliku bahkan menanjak..
Tapi di situlah ujian mencinta,
Dimana cinta dibuktikan dalam situasi-situasi sulit.
Dan hati menemukan rumahnya..
Hidup bahagia sebahagianya..
Ikhlas seikhlasnya..
Cinta secintanya..
Hingga tak ada tempat di hati bagi yang lain..
Karena cinta adalah cinta.

(By : Sipe 2006)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar