Aku sedang merindukanmu, apakah kau tahu itu?
Saat bulan penuh di atas kepala, aku
menggantungkan do’a untukmu di antara bintang-bintang. Semoga suatu saat hatimu
akan menoleh kepadaku, menyadari bahwa akulah akhir penantianmu.
Aku ingin memelukmu, meraihmu, dan
menyembunyikanmu dalam dekapanku. Aku tak akan melepasmu pergi, aku janjikan
itu kepadamu. Dan kesabaranku kian menipis seperti batu yang terus-terusan
digerus air. Aku sudah menunggu terlalu lama, nyerinya semakin lama kian terasa
adanya.
Aku mencintaimu, karenanya aku selalu
merindukanmu. Namun seperti pertanyaan yang kubisikkan pada rembulan malam itu
: Apakah kau juga merindukanku?
By : Dahlian
owalaaaahhhhini tho miiii,cieee..ciiieee :D
BalasHapushehee, km sie blm baca novelnya :)
Hapus